Selasa, 10 Agustus 2010

Brochitis

Bronchitis adalah peradangan pada saluran bronkus paru – paru. Bronchitis terbagi atas dua yaitu bronchitis akut dan bronchitis kronik. Bronchitis merupakan penyakit yang sering dijumpai di masyarakat dan merupakan permasalahan yang serius karena dapat menyebabkan komplikasi berupa Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

Faktor resiko bronchitis
Faktor-faktor yang meningkatkan risiko bronchitis meliputi :
  1. Asap rokok. Orang yang merokok dapat menyebabkan bronkitis akut dan bronkitis kronis. Anak-anak di rumah tangga yang menjadi perokok pasif juga rentan terhadap bronkitis, asma, pneumonia, flu dan infeksi telinga tengah ( otitis media ) .
  2. Daya tahan tubuh yang rendah. Daya tahan tubuh yang rendah sangat rentan menderita bronchitis akut/kronik terutama pada orang tua, bayi dan anak-anak.
  3. Gastroesophageal reflux disease (GERD). asam lambung yang terus-menerus naik ke kerongkongan dapat menyebabkan batuk kronis .
  4. Paparan akibat iritasi di tempat kerja. Anda beresiko menderita bronchitis pekerjaan jika bekerja di sekitar iritasi paru-paru tertentu, seperti biji-bijian atau tekstil, atau terkena uap kimia dari amonia, asam kuat, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida atau bromin. Batuk yang berhubungan dengan bronkitis kerja mungkin kering (tidak berdahak).
Penyebab bronchitis akut
Virus yang menyebabkan flu atau pilek seringkali menyebabkan juga bronchitis akut. Bronchitis akut dapat disebabkan karena non infeksi karena paparan asap tembakau karena polutan pembersih rumah tangga dan asap. Pekerja yang terkena paparan debu dan uap dapat juga menyebabkan bronchitis akut.
Penyebab bronchitis kronik
Bronchitis akut dapat menyebabkan bronchitis kronik jika tidak mengalami penyembuhan. Hal ini terjadi karena penebalan dan peradangan pada dinding bronkus paru – paru yang sifatnya permanen. Disebut bronchitis kronis jika batuk terjadi selama minimal 3 bulan dalam setahun di dua tahun berturut. Yang termasuk penyebab bronchitis kronik adalah :
  1. Perokok
  2. Polusi udara dan debu
  3. Gas beracun di tempat kerja
  4. Gastroesophageal reflux desease (GERD). GERD adalah asam lambung yang naik kedalam esophagus dan beberapa tetes masuk ke saluran napas. GERD sebabkan karena lemahnya katup lambung yang memisahkan antara lambung dan esophagus.
Gejala bronchitis
Baik bronchitis akut maupun bronchitis kronik memiliki gejala :
  1. Batuk
  2. Produksi lendir (dahak), baik yang jelas atau putih, abu-abu atau kekuning-kuningan atau berwarna hijau. Dahak tidak selalu muncul baik pada bronchitis akut maupun kronik.
  3. Sesak napas, diperparah jika bekerja fisik
  4. Mengi
  5. Kelelahan
  6. Sedikit demam dan menggigil
  7. Dada merasa tidak nyaman
Gejala dari bronkitis kronis
Gejala dari bronchitis kronis selain di atas terdapat beberapa yaitu :
  1. Batuk yang memburuk di pagi hari dan dalam cuaca lembab
  2. Sering menderita infeksi saluran pernafasan (seperti pilek atau flu ) dengan batuk yang produktif dan memburuk
Diagnosa bronchitis
Untuk mendiagnosa bronchitis diperlukan beberapa pemeriksaan seperti :
  1. Pemeriksaan dengan stetoskop akan ditemukan suara napas yang abnormal atau mengi
  2. Pemeriksaan sinar x dada (foto thorak)
  3. Pemeriksaan sputum (dahak) untuk menemukan jenis bakteri dan uji resistensi bakteri
  4. Tes fungsi paru
Terapi dan obat – obatan bronchitis
Tujuan pengobatan bronkitis adalah untuk mengurangi gejala batuk, melegakan pernapasan serta menyembuhkan bronkitis. Terapi bronchitis meliputi :
  1. Istirahat yang cukup
  2. Minum cairan yang banyak
  3. Bernapas dalam udara hangat, menghindari udara dingin dan AC
  4. Penekan batuk, pengencer dahak dan antibiotik.
  5. Rehabilitasi paru. rehabilitasi paru adalah program latihan pernapasan di mana Anda bekerja dengan seorang terapis pernafasan untuk membantu Anda belajar untuk bernapas dengan lebih mudah dan meningkatkan kemampuan Anda untuk berolahraga
Jenis obat yang dipakai untuk bronchitis
Beberapa jenis obat bronchitis yang sering digunakan oleh dokter adalah :
  1. Antibiotik. Bronkitis biasanya terjadi akibat infeksi virus , sehingga antibiotik tidak efektif. Namun dokter mungkin meresepkan antibiotik jika bronchitis disebabkan oleh infeksi bakteri.
  2. Obat batuk. Jika batuknya kering maka diberikan obat penekan batuk seperti DMP atau kodein, jika batuknya berdahak maka diberikan obat pengencer dahak seperti Gliseril Guikolat (GG) dan epexol.
  3. Obat lain. Jika Anda memiliki asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dokter mungkin merekomendasikan inhaler dan obat-obatan lain untuk mengurangi peradangan dan membuka bagian dalam paru-paru yang menyempit .
obat tradisional – herbal bronchitis
obat tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati bronchitis adalah propolis. Propolis adalah antibiotik alami yang dapat digunakan untuk mengobati bronchitis akut dan bronchitis kronik. Propolis akan semakin berkhasiat jika di capmur dengan madu hutan. Selain propolis dapat digunakan teripang. Teripang adalah hewan yang hidup di dasar laut. Teripang sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan merangsang regenerasi sel – sel baru. Daun meniran merupakan tanaman obat atau herbal yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Daun meniran telah tersedia dalam bentuk kapsul.
komplikasi bronchitis
pada beberapa orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah terutama pada lanjut usia, bayi, perokok, orang – orang yang menderita gangguan pernapasan kronis dan masalah jantung dapat menyebabkan pneumonia (radang paru – paru) yang sangat berbahaya. Selain itu bronchitis dapat menyebabkan asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan bronchitis kronis.
Pencegahan bronkitis
Untuk mencegah bronchitis dapat dilakukan sebagai berikut :
  1. Menghindari rokok.
  2. Memakai masker (pelindung) jika bekerja di tempat yang memiliki resiko terpapar oleh polusi udara atau partikel industry.
  3. Berolahraga untuk meningkatkan stamina dan kesehatan paru – paru.
  4. Cukup istirahat dan makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral
Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar