Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Mei 2011

Kanker Tulang Belakang, Bagaimana Gejalanya?



REPUBLIKA.CO.ID, Kanker tulang belakangsangat jarang ditemui. Kasus kanker tulang belakang yang paling banyak terjadi adalah adalah metastasis, yaitu kanker berasal dari bagian lain dari tubuh dan menyebar ke tulang belakang. Ketika kanker menyebar atau berasal di daerah ini, biasanya mempengaruhi satu atau lebih bagian tulang belakang. Jika seseorang mengembangkan kanker tulang belakang, baik primer atau sekunder, ia akan menunjukkan gejala penyakit yang berbeda.
Kanker tulang primer di tulang belakang jarang terjadi. Kanker pada tulang belakang dapat menyebabkan  hancurnya sel-sel sehat tulang penderita. Tumor kanker tidak hanya merusak tulang tulang belakang tetapi juga merusak sumsum tulang belakang penderitanya. Gejala kanker tulang di tulang belakang termasuk rasa sakit, patah tulang dan mati rasa atau kelemahan.
Rasa sakit
Tanda paling umum dari kanker tulang di tulang belakang adalah nyeri pada leher atau punggung. Rasa sakit akan terus-menerus dan disertai dengan gejala lainnya. Nyeri ini bisa hanya di daerah belakang, bisa juga menyebar ke anggota badan lain. Pengembangannya tergantung hanya pada lokasi pertumbuhan abnormal. Jika kanker menyebabkan sejumlah kecil peradangan dan iritasi, rasa sakit biasanya tetap di belakang. Jika kanker menekan saraf, rasa sakit berdifusi keluar ke “dahan” yang terkait. Tidak peduli sumber rasa sakit, kanker tulang belakang menyebabkan ketidaknyamanan kronis.
Kelemahan
Jika kanker tempat cukup tekanan pada saraf, seseorang akan menderita kelemahan. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada impuls dari tulang belakang. Jika kanker menyebabkan peradangan besar di belakang, otak tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik dengan kaki. Akibatnya, penderita mungkin merasa sulit untuk berjalan, membawa, meraih sesuatu, atau berpegangan.
Kepekaan berkurang
Kanker tulang belakang dapat mempengaruhi sensasi sentuhan. Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat, peradangan atau tekanan di daerah ini dapat mengakibatkan pengurangan sensasi. Objek mungkin tidak lagi merasa panas atau dingin untuk disentuh.  Serupa dengan ketidakmampuan otak untuk berkomunikasi dengan anggota badan, anggota badan menjadi tidak sepenuhnya berkomunikasi dengan otak.
Inkontinensia
Kanker tulang belakang juga dapat menyebabkan inkontinensia. Gejala ini sangat mirip dengan kelemahan, karena tekanan pada saraf tertentu dalam tulang belakang yang bertanggung jawab untuk mengontrol kinerja kandung kemih dan usus. Jika impuls terganggu, dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih mereka, usus, atau keduanya.
Kelumpuhan
Seiring perkembangan kanker tulang belakang, seseorang mungkin menderita kelumpuhan. Tergantung pada beratnya kanker, kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus atau lesi telah terbentuk pada saraf itu sendiri.
Sumber: Republika.co.id


======================================
Promo Produk
Melia Propolis
“Natures Miracle Antibiotic”

Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
Kandungan Propolis:
1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
3. Vitamin dan mineral
Fungsi Propolis bagi manusia
1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
3. Anti Radang
4. Anti Alergi
5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

Madu GOLD ABC

Madu GOLD ABC
MADU GOLD ABC (Asli Berkhasiat Cerdas)

Madu banyak mengandung karbohidrat (berupa fruktosa dan glukosa), madu juga mengandung :
  • Vitamin : B1, B2, B3, B6, Vit C, Asam Pantotenat, Betacaroten, vit D, vit E dan vit K.
  • Mineral : kalsium, tembaga, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, natrium dan zink.
  • Asam-asam Amino : fenilalanin, glutamin, tyrosin, asam aspartat, dan asam glutamat.
  • Anti Oksidan : krisin, pinobanksin, pinocembrin, katalase dan termasuk vit
Khasiat Madu :
  • Secara Umum : Sebagai sumber energi dan meningkatkan stamina/daya tahan tubuh
  • Secara khusus :
  1. Pada sistem pernafasan : untuk mengatasi infeksi termasuk bronchitis, meredakan batuk (terutama batuk berdahak), penggunaan dalam waktu berkala dapat menyembuhkan tuberkulosis pada anak (flek paru-paru)
  2. Pada sistem pencernaan : membantu penyerapan kalsium, menyembuhkan radang usus dan tungkak lambung, laksatif (melancarkan BAB)
  3. Pada sistem urineri : mengatasi gangguan saluran kemih dan membantu menyembuhkan radang ginjal
  4. Pada sirkulasi darah dan jantung : untuk menguatkan jantung dan memperbaiki anemia
  5. Pada sistem syaraf : untuk menyeimbangkan sistem syaraf, sehingga bisa membantu mengatasi insomnia (sulit tidur) dan mengurangi berbagai keluhan akibat ketegangan.
  6. Menyembuhkan gangguan kulit, baik disebabkan oleh bakteri, jamur, luka akibat sayatan, luka bakar dan luka diabetes. Serta mempercepat tumbuhnya jaringan kulit yang baru.

Untuk mengetahui keaslin madu, banyak cara yang dilakukan manusia. Ada diantaranya yang ilmiah (melalui peelitian laboratorium) dan ada pula secara tradisional.
Tes secara tradisional yang banyak dipakai masyarakat antara lain : perembesan di kertas koran, tidak dimakan semut, menggumpalkan (koagulasi) kuning telur, serta ujung korek api yang dicelupkan pada madu tetap bisa menyala. Namun tidak satupun  dari tes-tes sederhana ini bisa didukung argumentasi ilmiah atas kebenarannya.


Keaslian Madu
    Madu yang baik adalah madu yang memenuhi standar dari yang berwenang di suatu negara. Di Indonesia kualitas madu diatur melalui Standar Nasional Indonesia (SNI) no. 01-3545-2004. Kemudian diantara madu yang memenuhi standar tersebut masih bisa dibedakan lagi dari kadar airnya.
    SNI hanya mensyaratkan kadar air maksimum 22%. Namun madu yang paling baik adalah yang semakin rendah kadar airnya. Madu yang kadar airnya rendah selain akan tahan sangat lama untuk disimpan, juga akan lebih efektif khasiatnya untuk pengobatan.
    Mengapa kadar air menjadi faktor yang penting dalam memilih madu?
    Secara inherent (sebab dari dalam madu itu sendiri) madu hanya akan bisa rusak dengan proses fermentasi dan ini hanya terjadi apabila yeasts (ragi alami) yang ada pada madu mendapatkan kandungan air yang cukup. Semakin rendah kadar airnya, maka peluang terjadinya fermentasi semakin kecil dan pada akhirnya berhenti / yeasts tidak beraktifitas pada kadar air 20%.

    Madu GOLD ABC Dihasilkan langsung dari pemerasan alami, tanpa bahan tambahan, pemanasan, maupun proses kimiawi.

    Madu GOLD ABC (asli Berkhasiat Cerdas) 
    • isi 290 ml harga Rp. 35.000,00
    Dapatkan Disc khusus call/sms Abu Shafa 02197253093 (esia), 082124006614 (simpati)
    Dicari Distributor Dan Agen Madu GOLD ABC

    Rabu, 08 September 2010

    Amandel

    untuk hidup lebih sehat dan sejahtera
    Kosa kata “amandel” rasanya sudah akrab di telinga. Begitu pula dengan is tilah “operasi amandel”. Namun, seberapa jauh pemahaman kita tentang amandel dan operasi pengangkatannya? Belakangan ini anak saya sering demam akibat pembesaran amandelnya. Apa amandelnya perlu diangkat, Dok?” tanya seorang ibu yang memeriksakan penyakit
    amandel anak laki-lakinya kepada seorang dokter ahli THT
    (Telinga-Hidung-Tenggorokan).
    Tentu saja dokter tidak bisa gegabah menentukan apakah amandel si anak akan diangkat atau tidak. Keadaannya pasti akan dilihat dulu, apakah sudah terjadi infeksi kronis, sudah mulai mengganggu jalan saluran napas, atau bahkan sudah sampai mengganggu pencernaan bagian atas. Organ sekecil apa pun pastilah ada manfaatnya. Karena itu, diangkat atau tidaknya perlu dilihat kasus per kasus. Amandel, yang sebenarnya sebutan awam bagi tonsilla palatina (tonsil), punya peran di dalam tubuh (disebut amandel karena bentuknya mirip buah amandel). Amandel merupakan salah satu jaringan limfoid di daerah faring. Fungsi jaringan yang letaknya di bagian belakang rongga mulut itu memproduksi sel-sel limfosit (salah satu jenis sel darah putih).
    Testimoni salah seorang penderita amandel pengguna propolis : Terapi awal 3 tetes 3 kali sehari. Setelah 10 hari tindak balas seluruh tubuh terasa sakit, muntah2 dan kepala sakit, leher kaku tidak bisa digerakkan, terasa selama 3 hari. Pada hari ke 14 hanya merasakan mual,dosis di naikkan 6 tetes 3 kali/hari mulai hari ke 15 semua tindak balas hilang, leher normal, makan normal, bengkak mengecil, sudah tidak demam.menghabiskan 3 botol dan sekarang masih terus konsumsi.
    Catatan :
    Kekuatan dan kemampuan menyerap yang dimiliki setiap orang berbeda, sehingga tindak balas dan penyembuhan juga demikian Organ ini juga berperan penting dalam tahap-tahap awal kehidupan untuk melawan infeksi selaput lendir na-sofaring (di belakang rongga hidung) dari udara pernapas-an sebelum masuk ke saluran napas bagian bawah. Dari penelitian juga diketahui, tonsil dapat memproduksi anti-bodi yang berperan dalam memproduksi Imunoglobulin A. Antibodi inilah yang membuat jaringan lokal tahan terhadap kuman penyakit. Dapat dikatakan, amandel menjadi benteng pertahanan terdepan yang menangkis serangan kuman penyakit yang masuk lewat pernapasan.
    Berada di tengah struktur telinga, hidung, dan tenggorokan, tonsil sebenarnya terdiri atas tiga pasang. Pasangan pertama, tonsil faringealis, terletak pada dinding belakang saluran napas bagian atas atau faring dan di belakang hidung. Kedua, tonsil palatina pada sisi kiri dan kanan – pada lengkungan antara anak lidah dan dasar mulut (amandel). Pasangan ketiga, tonsil lingualis (tonsil lidah) yang letaknya di permukaan atas pangkal lidah.
    Karena letaknya yang strategis, yaitu pada pintu masuk saluran napas dan makanan, maka fungsi utama tonsil ialah menghancurkan mikro-organisme yang masuk di pintu atas sistem pernapasan dan pencernaan. Tonsil-tonsil itu membentuk lingkaran pertahanan yang saling dihubungkan oleh garis khayal yang disebut cincin Waldeyer.
    sumber : Depkes RI
     ========================================
    Promo Produk
    Melia Propolis
    “Natures Miracle Antibiotic”

    Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
    Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
    ……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
    Kandungan Propolis:
    1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
    2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
    3. Vitamin dan mineral
    Fungsi Propolis bagi manusia
    1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
    2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
    3. Anti Radang
    4. Anti Alergi
    5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
    6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
    7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

    Senin, 02 Agustus 2010

    Tidur Malam 7 Jam Jangan Ditawar-tawar

    img
    (Foto: telegraph)

    Tidur Malam 7 Jam Jangan Ditawar-tawar

    Vera Farah Bararah - detikHealth

    West Virginia, Tidur malam yang kurang makin menjadi kebiasaan banyak orang. Bagi kelompok ini tidur 3-4 jam semalam sudah cukup. Tapi jika ingin mendapaat manfaat sehat dari tidur sebaiknya tidur malam 7 jam jangan ditawar-tawar.

    Selama ini masyarakat mengetahui bahwa tidur yang optimal sebanyak 8 jam setiap harinya. Tapi penelitian terbaru justru menunjukkan tidur selama 7 jam setiap malamnya bisa membantu seseorang menjadi lebih sehat.

    Para ahli telah menemukan bahwa tidur selama 7 jam akan memeberikan kesehatan yang optimal, sedangkan jumlah jam tidur yang lebih atau kurang dari 7 jam bisa menimbulkan risiko tersendiri bagi seseorang.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 30.000 orang dewasa telah menemukan bahwa penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan serangan jantung akan terjadi dua kali lebih tinggi pada orang yang tidur kurang dari lima jam sehari. Sementara itu orang yang tidur sembilan jam atau lebih juga memiliki risiko yang sama.

    Hasil penelitian yang telah ditebitkan dalam jurnal ilmiah Sleep menemukan serangan kardiovaskular ini disebabkan karena pola tidur bisa mempengaruhi fungsi metabolisme dan hormon seseorang.

    Inilah yang menyebabkan jika seseorang kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan mengurangi toleransi terhadap glukosa, kedua kondisi ini yang meningkatkan risiko kerusakan arteri. Sedangkan bagi orang yang terlalu banyak tidur ada kemungkinan mengalami gangguan pernapasan, sehingga meningkatkan risiko tersebut.

    "Hasil temuan ini menunjukkan bahwa durasi tidur yang abnormal bisa berdampak merugikan kesehatan jantung seseorang," ujar Anoop Shankar, peneliti utama dari West Virginia University School of Medicine, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (2/8/2010).
     ======================================================
    Minumlah Propolis sebelum tidur membantu kualitas tidur, bangun pagi tubuh terasa lebih segar

    Promo Produk
    Melia Propolis
    “Natures Miracle Antibiotic”

    Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic tanpa efek samping. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
    Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
    ……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
    Kandungan Propolis:
    1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
    2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
    3. Vitamin dan mineral
    Fungsi Propolis bagi manusia
    1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
    2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
    3. Anti Radang
    4. Anti Alergi
    5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
    6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
    7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

    Stadium Penyakit Ginjal

    GFR Untuk Menentukan Stadium Penyakit Ginjal

    Glomerular Filtration Rate (GFR) adalah hitungan yang menandai tingkat efisiensi penyaringan bahan ampas dari darah oleh ginjal. Hitungan GFR yang umum membutuhkan suntikan zat pada aliran darah yang kemudian diukur pada pengambilan air seni 24 jam. Baru-baru ini, para ilmuwan menemukan bahwa GFR dapat dihitung tanpa suntikan atau pengambilan air seni. Hitungan baru ini hanya membutuhkan pengukuran tingkat kreatinin dalam contoh darah.
    Kreatinin adalah bahan ampas dalam darah yang dihasilkan oleh penguraian sel otot secara normal selama kegiatan. Ginjal yang sehat menghilangkan kreatinin dari darah dan memasukkannya pada air seni untuk dikeluarkan dari tubuh. Bila ginjal tidak bekerja sebagaimana mestinya, kreatinin bertumpuk dalam darah.
    Dalam laboratorium, darah kita akan dites untuk menentukan ada berapa miligram kreatinin dalam satu desiliter darah (mg/dL). Tingkat kreatinin dalam darah dapat berubah-ubah, dan setiap laboratorium mempunyai nilai normal sendiri, umumnya 0,6-1,2mg/dL. Bila tingkat kreatinin sedikit di atas batas atas nila normal ini, kita kemungkinan tidak akan merasa sakit, tetapi tingkat yang lebih tinggi ini adalah tanda bahwa ginjal kita tidak bekerja dengan kekuatan penuh. Satu rumusan untuk mengestimasikan fungsi ginjal adalah menyamakan tingkat kreatinin 1,7mg/dL untuk kebanyakan laki-laki dan 1,4mg/dL untuk kebanyakan perempuan sebagai 50% fungsi ginjal normal. Tetapi karena tingkat kreatinin begitu berubah-ubah, dan dapat dipengaruhi oleh makanan, hitungan GFR adalah lebih tepat untuk menentukan apakah kita mempunyai fungsi ginjal yang rendah.
    Hitungan GFR baru memakai ukuran kreatinin kita bersamaan dengan berat badan, usia, dan nilai ditentukan untuk jenis kelamin dan ras. Beberapa laboratorium dapat menghitung GFR saat tingkat kreatinin diukur, dan memasukkannya pada laporan.
    Stadium penyakit ginjal
    Pada 2002, National Kidney Foundation AS menerbitkan pedoman pengobatan yang menetapkan lima stadium chronic kidney disease (CKD) berdasarkan ukuran GFR yang menurun. Pedoman tersebut mengusulkan tindakan yang berbeda untuk masing-masing stadium penyakit ginjal.
    • Risiko CKD meningkat. GFR 90 atau lebih dianggap normal. Bahkan dengan GFR normal, kita mungkin berisiko lebih tinggi terhadap CKD bila kita diabetes, mempunyai tekanan darah yang tinggi, atau keluarga kita mempunyai riwayat penyakit ginjal. Semakin tua kita, semakin tinggi risiko. Orang berusia di atas 65 tahun dua kali lipat lebih mungkin mengembangkan CKD dibandingkan orang berusia di antara 45 dan 65 tahun. Orang Amerika keturunan Afrika lebih berisiko mengembangkan CKD.
    • Stadium 1: Kerusakan ginjal dengan GFR normal (90 atau lebih). Kerusakan pada ginjal dapat dideteksi sebelum GFR mulai menurun. Pada stadium pertama penyakit ginjal ini, tujuan pengobatan adalah untuk memperlambat perkembangan CKD dan mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
    • Stadium 2: Kerusakan ginjal dengan penurunan ringan pada GFR (60-89). Saat fungsi ginjal kita mulai menurun, dokter akan memperkirakan perkembangan CKD kita dan meneruskan pengobatan untuk mengurangi risiko masalah kesehatan lain.
    • Stadium 3: Penurunan lanjut pada GFR (30-59). Saat CKD sudah berlanjut pada stadium ini, anemia dan masalah tulang menjadi semakin umum. Kita sebaiknya bekerja dengan dokter untuk mencegah atau mengobati masalah ini.
    • Stadium 4: Penurunan berat pada GFR (15-29). Teruskan pengobatan untuk komplikasi CKD dan belajar semaksimal mungkin mengenai pengobatan untuk kegagalan ginjal. Masing-masing pengobatan membutuhkan persiapan. Bila kita memilih hemodialisis, kita akan membutuhkan tindakan untuk memperbesar dan memperkuat pembuluh darah dalam lengan agar siap menerima pemasukan jarum secara sering. Untuk dialisis peritonea, sebuah kateter harus ditanam dalam perut kita. Atau mungkin kita ingin minta anggota keluarga atau teman menyumbang satu ginjal untuk dicangkok.
    • Stadium 5: Kegagalan ginjal (GFR di bawah 15). Saat ginjal kita tidak bekerja cukup untuk menahan kehidupan kita, kita akan membutuhkan dialisis atau pencangkokan ginjal.
    Selain memantau GFR, tes darah dapat menunjukkan apakah zat-zat tertentu dalam darah kurang berimbang. Bila tingkat fosforus atau kalium mulai naik, sebuah tes darah akan mendesak dokter untuk menangani masalah ini sebelum mempengaruhi kesehatan kita secara permanen.

    Senin, 19 Juli 2010

    Jangan Anggap Enteng Kesemutan

    Jangan Anggap Enteng Kesemutan


    images5
    Believe or not, kesemutan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Setiap orang saya yakin pernah mengalami kesemutan dengan tingkatan yang berbeda-beda. Biasanya kesemutan menyerang apabila kita terlalu lama diam, atau berada dalam satu posisi tertentu, misalnya duduk sambil melipat kaki untuk waktu yang lama, atau jangan tertindih badan saat tidur.
    Kesemutan secara medis berasal dari terjadinya proses penjepitan pembuluh syaraf, khususnya syaraf perifer. Tapi bisa juga karena gangguan metabolis dan asam urat. Sedangkan factor lain adalah kekurangan Vitamin B1 yang bisa dijumpai di bulir-bulir padi.
    images11
    Kalau sudah kesemutan, biasanya lama-lama terasa kebal, atau bahkan ngilu, namun akan berangsur-angsur hilang jika kita mulai menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kesemutan tersebut. Karena sifatnya yang easy come easy go, maka kita cenderung mengaggap enteng hal ini. Padahal, kesemutan merupakan pertanda penyakit dalam tubuh yang tidak kita rasakan. Dengan demikian perlu segera dicari apa penyakit tersebut dengan pergi ke dokter. Intinya jangan anggap enteng kesemutan.
    Bagaimana cara mengatasinya? Kesemutan pada umumnya memang mudah untuk dihilangkan saat bagian tubuh yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan secara perlahan. Namun ada pula kesemutan yang tidak hilang sendiri. Apabila seseorang mengalami kesemutan di satu bagian tubuh, kemudian menjalar ke bagian tubuh lain disekitarnya, dan kemudian memperburuk fungsi-fungsi tubuh lainnya. Bisa jadi itu adalah manifestasi tumor dibagian depan otak. Sebuah penyakit yang amat serius dengan gejala awal yang sepele. Kalau sudah begitu, segera pergilah ke dokter terdekat.
    images21
    Jika menghadapi pasien kesemutan, dokter selalu akan menyelidiki bagian tubuh yang mengalami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, dan perkembangan kesemutan itu sejak awal. Semua informasi ini akan menunjukkan penyebab masalah. Barangkali pada saraf tepi, otot, sumsum tulang belakang, atau bahkan otak.
    Bagi mereka yang tidak punya “bakat” khusus untuk kesemutan atau pengidap penyakit tertentu yang salah satunya gejala kesemutan, ada kiat sederhana bila ingin terhindar dari kesemutan. Antara lain adalah hindari posisi tubuh yang tidak enak, seperti nonton TV sambil tiduran, atau menulis dilantai sambil tengkurap atau nungging. Bila duduk menulis, duduklah di kursi dengan pantat merapat kebelakang dan punggung lurus menempel pada sandaran. Atau dengan kata lain, pilihlah kursi yang ergonomic.
    Namun mereka yang terlalu sensitive sehingga gampang kesemutan pun dapat mengurangi kecenderungannya denga berolahraga secara teratur, sambil tetap menjaga sikap tubuh yang baik, mempertahankan pola makan sehat, dan ,menghindari stress.
    Ternyata dalam hal kesemutan pun kita tidak terhindar dari resep klasik yang diberikan ayah, ibu, kakek, nenek, dan orang tertua disekeliling kita. Jika inin jauh dari kesemutan, maka jauhilah penyakit dengan melakukan hal-hal yang menyehatkan.
    Sumber: Majalah OASE edisi DES’08
    =====================================================
    Promo Produk
    Melia Propolis
    “Natures Miracle Antibiotic”

    Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
    Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
    ……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
    Kandungan Propolis:
    1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
    2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
    3. Vitamin dan mineral
    Fungsi Propolis bagi manusia
    1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
    2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
    3. Anti Radang
    4. Anti Alergi
    5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
    6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
    7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

    Kiat Sehat untuk Pekerja Malam

    Kiat Sehat untuk Pekerja Malam

    Merry Wahyuningsih - detikHealth

    img
    Ilustrasi (Foto: planetgreen.discovery)
    Jakarta, Pekerja malam alias orang bekerja dengan jam shift malam sering mengalami kesehatan yang buruk, karena harus tetap terjaga sepanjang malam. Tapi ada beberapa kiat sehat untuk pekerja malam.

    Orang yang kerja shift malam atau bekerja hingga larut malam sering menderita insomnia. Bekerja di malam hari tentu saja membuat tubuh stres, karena secara biologis tubuh dirancang untuk menjadi aktif pada siang hari dan istirahat di malam hari.

    Cara tubuh berfungsi dan jenis hormon yang diproduksi bervariasi tergantung apakah orang tidur atau terjaga. Jika jadwal tidur Anda keluar jalur, maka dapat mengganggu siklus tidur-bangun (ritme sirkadian) yang normal dan tubuh menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya, yang akhirnya akan mengarah pada insomnia dan masalah kesehatan lainnya.

    Dilansir dari GeniusBeauty, Jumat (16/7/2010), berikut beberapa cara untuk mengurangi dampak kesehatan akibat siklus tubuh yang terganggu:

    1. Pola makan selama kerja malam
    Pastikan Anda makan malam yang hangat sebelum pergi bekerja. Ini akan menjamin proses pencernaan tetap sehat untuk memberi energi di malam hari. Serta kurangi konsumsi minuman seperti kopi, teh atau minuman berkafein lainnya. Kafein dapat berakibat buruk pada tubuh, terlebih bila ritme sirkadian Anda abnormal.

    2. Minuman untuk shift malam
    Jus alami dan air putih adalah minuman terbaik di malam hari. Dalam situasi stres, tubuh membutuhkan lebih banyak cairan yang harus diganti.

    3. Vitamin untuk meningkatkan efisiensi kerja
    Mengatasi stres yang terkait dengan kerja shift malam atau kerja hingga larut malam adalah dengan mengonsumsi cukup vitamin B, kalsium dan magnesium. Vitamin-vitamin ini bisa mengurangi risiko kesehatan karena dampak bekerja hingga larut malam.

    4. Jangan merokok saat kerja malam
    Jangan merokok ketika Anda kerja di malam hari. Serupa dengan kafein, nikotin yang terkandung dalam rokok juga bertindak sebagai stimulan, yang pada akhirnya akan memperburuk kondisi kesehatan Anda.

    5. Gaya hidup sehat dan olahraga
    Luangkan waktu lebih untuk diri sendiri dan mempertahankan gaya hidup sehat. Lakukan lebih banyak jalan dan berolahraga setidaknya setengah jam sehari. Lari, renang dan olahraga kebugaran (fitness) tidak hanya akan membantu mempertahankan tingkat kebugaran yang baik tetapi juga menyediakan dukungan untuk tidur yang sehat.
    (mer/ir)
    =====================================================
    Promo Produk
    Melia Propolis
    “Natures Miracle Antibiotic”

    Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
    Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
    ……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
    Kandungan Propolis:
    1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
    2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
    3. Vitamin dan mineral
    Fungsi Propolis bagi manusia
    1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
    2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
    3. Anti Radang
    4. Anti Alergi
    5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
    6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
    7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

    Selasa, 13 Juli 2010

    Bisakah Hipertensi Dikontrol Tanpa Obat?

    Senin, 12/07/2010 14:30 WIB

    Bisakah Hipertensi Dikontrol Tanpa Obat?

    Vera Farah Bararah - detikHealth

    img
    ilustrasi (Foto: gothypertension)
    Jakarta, Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi selalu identik dengan konsumsi obat yang terus menerus. Tapi bisakah hipertensi dikontrol tanpa menggunakan obat-obatan?

    "Ya bisa dikontrol tanpa obat jika baru sebatas pre-hipertensi yang pengobatannya tidak perlu dengan obat tapi melalui modifikasi pola gaya hidup. Tapi berbeda jika sudah sudah masuk stage 1 dari hipertensi," ujar dr A. Sari Sri Mumpuni, SpJP dalam acara seminar bertema 'Berat Badan Ideal, Tekanan Darah Normal' di Gedung Ditjen PP&PL, Jl. Percetakan Negara, Jakarta, Senin (12/7/2010).

    dr Sari menuturkan jika seseorang sudah masuk stage 1 dari hipertensi yaitu memiliki tekanan sistolik 140-159 mm/Hg dan tekanan diastolik 90-99 mm/Hg, maka jalan keluar satu-satunya adalah obat-obatan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Ditambah juga dengan perubahan gaya hidup.

    Maka itu bagi yang baru sebatas terkena pre-hipertensi sebaliknya mulai melakukan perubahan gaya hidup agar tak berlanjut ke hipertensi. Karena jika sudah terkena hipertensi harus terus menerus mengonsumsi obat.

    Jika masih pre-hipertansi sebaiknya melakukan diet DASH, yaitu:

    1. Mengonsumsi garam dapur maksimal 1 sendok teh atau 5 gram perhari.
    2. Mengurangi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh jika berat badannya sudah berlebih, misalnya dengan mengurangi asupan nasi, gorengan dan juga gula.
    3. Mengusahakan untuk memiliki indeks massa tubuh tidak lebih dari 25.
    4. Meningkatkan asupan kalium dengan banyak mengonsumsi sayur dan buah.
    5. Meningkatkan asupan kalsium yang bisa berasal dari susu non-fat dan ikan yang dikonsumsi dengan tulangnya seperti teri. Tapi bukan ikan teri yang diasinkan.
    6. Meningkatkan asupan magnesium yang bisa berasal dari biji-bijian dan kacang-kacangan.
    7. Membatasi konsumsi lemak berlebih, usahakan untuk mengonsumsi minyak yang berasal dari jagung dan jangan digunakan berkali-kali.

    Perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hipertensi adalah:

    1. Penurunan berat badan atau menjaga IMT (Indeks Massa tubuh) berada di ambang normal (18,5-25). Jika bisa mempertahankan berat badan normal atau bisa menurunkan berat badan sebanyak 10 kg, maka tekanan darah sistolik akan menurun sebanyak 5-20 mmHg.
    2. Melakukan diet DASH (Dietary Approach to Stop HTN). Memperbanyak konsumsi sayur dan buah, produk rendah lemak dan lemak jenuh, maka tekanan darah sistolik akan menurun sebanyak 8-14 mmHg.
    3. Melakukan diet rendah garam. Usahakan untuk tidak mengonsumsi garam berlebihan, maka tekanan darah sistolik akan menurun sebanyak 2-8 mmHg.
    4. Meningkatkan aktivitas fisik. Usahakan untuk melakukan aktivitas aerobik secara teratur seperti jalan kaki 30 menit sehari, maka bisa menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 4-9 mmHg.

    "Kebiasaan masyarakat kita adalah menambahkan garam ke semua makanannya, padahal tidak semua makanan harus diberi garam karena beberapa makanan sudah mengandung kadar natrium misalnya ikan asin, kerupuk dan kecap," ujar Triyani Kresnawan, DCN, MKes dari instalasi gizi RSCM.

    Salah satu kunci utama dari keberhasilan mencapai tekanan darah yang normal dan optimal adalah kepatuhan, terutama dalam menjalankan pola hidup sehat. Selain itu juga untuk mencegah komplikasi dari hipertensi.

    (ver/ir)
    ====================================================
    Promo Produk
    Melia Propolis
    “Natures Miracle Antibiotic”

    Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
    Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
    ……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
    Kandungan Propolis:
    1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
    2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
    3. Vitamin dan mineral
    Fungsi Propolis bagi manusia
    1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
    2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
    3. Anti Radang
    4. Anti Alergi
    5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
    6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
    7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)

    Korban Penyakit Tidak Menular Terus Meningkat

    Senin, 12/07/2010 16:30 WIB

    Korban Penyakit Tidak Menular Terus Meningkat

    Vera Farah Bararah - detikHealth

    img
    (Foto: gogethealthynow)
    Jakarta, Selama ini orang begitu takut dengan penyakit menular yang kadang membuat seseorang paranoid. Padahal yang banyak memakan korban justru penyakit tidak menular karena lebih jarang orang yang memperhatikan ancamannya.

    Ketika marak penyakit
    demam berdarah misalnya, orang mulai sigap dengan melakukan penyemprotan nyamuk atau minum banyak. Sebaliknya orang justru tidak tanggap terhadap munculnya gejala penyakit serius yang tidak menular.

    "Kasus penyakit tidak menular semakin meningkat dari waktu ke waktu, karenanya kita sedang mengusahakan agar jangan sampai meningkat tajam. Kalau bisa kasusnya menurun dan jika meningkat hanya landai saja," ujar dr. Yusharmen, D.CommH, M.Sc, Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular dari Ditjen P2PL Kementerian Kesehatan, dalam acara seminar bertema 'Berat Badan Ideal, Tekanan Darah Normal' di Gedung Ditjen PP&PL, Jl. Percetakan Negara, Jakarta, Senin (12/7/2010).

    dr Yusharmen menuturkan ada banyak penyakit tidak menular seperti hipertensi, kanker, stroke, tindakan kekerasan di rumah tangga, penyakit jantung koroner, osteoporosis, diabetes melitus, obesitas dan juga osteoartritis. Jika kondisi ini bisa disiasati dan disikapi dengan baik maka penyakit tidak menular bisa dihindari dan dicegah.

    Berdasarkan data Riskesdas (Riset Kesehatan
    dasar) 2007 menunjukkan prevalensi untuk hipertensi mencapai 31,7 persen, sedangkan kasus obesitas sebanyak 19,1 persen. Padahal diketahui kedua kondisi ini bisa memicu timbulnya komplikasi terhadap masalah kesehatan lainnya.

    "Pada tahun 1999 sekitar 60 persen kematian dan 43 persen beban penyakit berasal dari penyakit tidak menular. Tapi diperkirakan tahun 2020 sekitar 73 persen kematian dan 60 persen beban penyakit berasal dari penyakit tidak menular di dunia," ujar DR Lily G. Karmel, MA.

    DR Lily menuturkan ada 4 faktor yang menentukan status kesehatan seseorang, yaitu gaya hidup berpengaruh (51 persen), lingkungan (20 persen), keturunan (19 persen) dan pelayanan kesehatan (10 persen). Jadi meskipun seseorang memiliki keturunan suatu penyakit, tapi faktor yang paling berpengaruhnya berasal dari gaya hidup.

    DR Lily mengatakan melakukan pola hidup sehat seperti bentuk segitiga yang saling terkait antara 3 hal yaitu pola makan, pola gerak dan juga pola istirahat:

    Pola makan
    Dalam pola makan dipengaruhi oleh frekuensi, takaran dan juga tipe makanan. Sebaiknya frekuensi makannya dibagi dalam 3 kali makan besar yaitu sarapan, makan siang dan makan malam, sedangkan untuk takarannya disesuaikan dengan kebutuhkan kalori (berat badan ideal x 20-30 kal/Kg). Untuk tipe makanannya harus memenuhi gizi seimbang, tinggi serat dan juga rendah garam, gula serta lemak.

    Pola gerak
    Dalam pola gerak dipengaruhi oleh frekuensi, intensitas dan juga waktu atau tempo. Frekuensinya sebanyak 3-5 hari dalam waktu seminggu, lebih baik berolahraga setiap 2 hari sekali tapi untuk orang yang obesitas sebaiknya 4-5 hari dalam seminggu.

    Untuk intensitasnya dipengaruhi oleh usia dan juga kebiasaan latihan, usahakan mencapai 60-80 persen dari denyut nadi maksimal (denyut maksimal = 220 - usia). Sedangkan waktunya lebih dari 20 menit tiap kali latihan.

    Pola istirahat
    Dalam pola istirahat ini mencakup fisik, mental dan juga spiritual yang salah satunya melalui tidur. Diketahui ada beberapa manfaat dari tidur yaitu jam 21.00-23.00 detoksifikasi tubuh secara umum dan pertumbuhan, 23.00-01.00 detoks liver/hati, 01.00-03.00 detoks empedu, 03.00-05.00 detoks paru-paru, 05.00-07.00 detoks usus besar. Selain itu dari jam 24.00-04.00 sumsum tulang belakang memproduksi darah.
    ==================================================
    Promo Produk
    Melia Propolis
    “Natures Miracle Antibiotic”

    Propolis bisa menjadi solusi kesehatan untuk berbagai penyakit yang bekerja secara holistic. Hampir seluruh Kitab Suci menulis tentang Lebah.
    Q.S. AN NAHL : Ayat. 68 & 69
    ……..Keluarlah dari perutnya syaraabun (cairan) beraneka warna, dan padanya syifa (penyembuhan) bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu menjadi tanda bagi kaum yang memikirkan.
    Kandungan Propolis:
    1. Bioflavonoids: Memulihkan system kapilari serta memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah (1 tetes propolis kandungannya setara dengan 500 buah jeruk)
    2. Protein ( 16 Asam amino Esensial)
    3. Vitamin dan mineral
    Fungsi Propolis bagi manusia
    1. Detoksifikasi (Membuangan racun dan Kuman Penyakit dari dalam tubuh)
    2. Antibiotika Alami (antimicrobial seperti virus, bakteri dan jamur)
    3. Anti Radang
    4. Anti Alergi
    5. Meningkatkan Imunitas / Kekebalan Tubuh
    6. Anti Oksidan (mencegah kanker dan membunuh sel kanker)
    7. Nutrisi (memperbaiki dan regenerasi sel tubuh)